Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Kamis, 13 Agustus 2020
no image

Jenis Kucing Persia oleh - kucingpersia.online

Halo sahabat selamat datang di website kucingpersia.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Jenis Kucing Persia, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Apa itu kucing persia? Sudah tahukah kamu tentang jenis jenis kucing persia ini? Dan bagaimana sih sejarah kucing persia ini, cek ulasannya.

Kucing adalah salah satu spesies hewan yang banyak diminati dikalangan masyarakat, dari beragam jenis kucing yang ada, kucing persia menduduki peringkat kedua setelah kucing anggora yang menjadi minat hewan peliharaan masyarakat.

Kucing persia sendiri memiliki ciri yang sangat khas dibanding dengan kucing yang lain. Umumnya, kucing persia memiliki ciri fisik dengan wajahnya yang bulat, hidungnya yang pesek, serta bulunya yang panjang.

Sedangkan sifat dari kucing persia ini sangat terkenal dengan manjanya. Mereka sangat suka mendapat belaian dari sang pemilik, jadi bukan rahasia lagi bahwa kucing persia sangat senang jika dipelihara serta disayang oleh sang pemilik.

Sejarah Kucing Persia

jenis kucing persia

Kucing persia diketahui berusia sudah sangat tua, kucing ini berasal dari dataran Mesopotamia, yang kemudian berubah menjadi Persia, dan saat ini menjadi negara Iran.

Hal tersebut juga didukung oleh banyaknya gambar kucing bebulu lebat pada hieroglyphics atau ukiran gambar pada tembok dan reruntuhan di daerah tersebut.

terdapat sebuah dokumentasi yang menunjukkan leluhur dari kucing Persia ini dibawa dari Khorasa, Iran menuju Italy pada tahun 1620 oleh salah satu nobleman bernama Pietro Della Valle, dari sinilah awal dari penyebaran kucing Persia di Eropa.

Riset genetik terbaru menyebutkan, kucing persia saat ini lebih berkaitan dengan kucing kucing dari Eropa barat daripada sumber asalnya yaitu Persia.

Dikutip dari penelitian tersebut "Meskipun kucing persia pada masa-masa awal kucing persia berasal dari Persia (Iran), namun kucing persia saat ini sudah kehilangan ciri phylogeographical nya" (studi efek geografi terhadap distribusi suatu individu).

Akhirnya, pada tahun 1871, kucing Persia mengalami kelonjakan pada popularitasnya. Kucing persia pertama kali dikenalkan saat pertunjukkan kucing yang terorganisir,  di the Crystal Palace, London, Inggris.

Kemudian kucing persia menjadi lebih populer, terlebih  karena ratu Victoria yang  tertarik pada jenis kucing ini. Sehingga kepopuleran dari kucing tersebut sangat cepat.

pada tahun 1889, Harrison Weir, yang bertanggung jawab terhadap pertunjukan tersebut memberikan standar klasifikasi supaya kucing ini diberi karakteristik yang berbeda dengan kucing Anggora.

Namun klasifikasi antara anggora dengan persia masih sering dianggap sama pada masa tersebut.

Sehingga dijabarkanlah perbedaan antara kucing anggora dengan kucing persia oleh Dorothy Bevill Champion pada buku Everybody's Cat Book pada tahun 1909.

Awal tahun 1900an, F.Simpson menulis pada bukunya yang berjudul The Book of Cat yang menjelaskan bahwa dia tidak bisa mengklasifikasikan perbedaan Anggora dan Persia.

Seiring berjalannya waktu melalui persilangan kucing persia dengan kucing jenis lain menjadikan penampilan kucing persia memiliki ciri khas yang cukup unik.

Namun memiliki sedikit perbedaan yang minor pada kucing persia saat ini. Perbedaan tersebut menghasilkan jenis jenis yang berbeda dan dapat dilihat dari bentuk wajahnya.

Nah, buat kamu yang memiliki rencana untuk memelihara si hidung pesek ini, tapi masih bingung dengan jenis jenisnya.

Berikut adalah beberapa jenis dari kucing persia, supaya kamu nggak salah pilih nantinya.

Jenis Kucing Persia Terkenal

Lalu apa saja sih jenis dari kucing persia ini?

Apakah kamu sudah memeliharanya? Atau kamu malah belum tahu jenis jenis kucing persia?

Yuk langsung saja, berikut adalah kelima jenis kucing persia yang harus kamu ketahui.

1. Kucing Persia Flatnose

kucing persia flatnose

Kucing Flatnose atau hidung datar, merupakan salah satu jenis kucing persia. Mereka memiliki ciri khas dengan wajah yang tidak terlalu bulat bahkan semi kotak.

Hidung yang pesek dengan postur tubuh yang gemuk dan pipi yang tembem, namun, hidung si flatnose tidak se-pesek peaknose. Flatnose memiliki mata yang kecil dan bulat.

Jarak kedua telinganya cukup berjauhan dengan bentuk kecil meruncing, sedangkan kaki dari flatnose cukup pendek tapi tidak sangat pendek.

Hal tersebut yang menarik minat para catlovers karena flatnose memiliki keunikan tersendiri, dan sifat dari flatnose ini cenderung aktif dan senang bermain.

Ciri Kucing Persia Flatnose:

  • Tubuhnya dibalut oleh bulu yang panjang
  • Ukuran kedua matanya cenderung kecil
  • Memiliki bentuk telinga yang relatif kecil, dimana hal ini membuat anggota tubuhnya menjadi nampak serasi
  • Memiliki bentuk kepala yang mirip segitiga, di tambah dengan bentuk tubuhnya yang gemuk dan membuat kucing jenis ini terlihat sangat menggemaskan.
  • Pada bagian kedua pipinya terlihat begitu chubby, hal ini karena terpengaruh oleh ukuran hidungnya yang pesek.

Harga dari kucing ini sekitar :

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp5.000.000 – Rp6.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp7.000.000 – Rp8.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp9.000.000 – Rp10.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp11.000.000 – Rp12.000.000

2. Kucing Persia Peaknose

kucing persia peaknose

Persia jenis ini sebenarnya memiliki ciri ciri yang tidak terlalu berbeda jauh dengan jenis flatnose, khususnya dalam ukuran dan bentuk hidungnya.

Kucing jenis Peaknose ini cenderung memiliki hidung yang lebih pesek daripada jenis flatnose, sehingga membuatnya tampak begitu lucu dan menggemaskan serta terkesan lebih unik.

Ciri khas ini lah yang membuat si kucing peaknose ini memiliki harga yang fantastis, namun tetap digemari oleh kebanyakan catlovers.

Karena kucing ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan flatnose, membuat keduanya sulit dibedakan. Adapun cara membedakannya secara mudah ialah dengan melihatnya dari bagian samping mukanya.

Maka kamu akan melihat jelas dalam melihat bentuk hidung si peaknose ini. Jika memang bentuknya sangat datar dan tidak ada tonjolan sama sekali, maka itu artinya adalah kucing tersebut berjenis persia peaknose, dan begitu sebaliknya.

Harga:

Umur Vaksin Harga
3 Bulan Belum Divaksin Rp6.000.000 – Rp7.000.000
3 Bulan Sudah Divaksin Rp8.000.000 – Rp9.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp10.000.000 – Rp11.000.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp12.000.000 – Rp13.000.000

3. Kucing Persia Himalaya

kucing persia himalaya

Persia Himalaya berbeda dengan jenis lainnya, kucing persia jenis ini memiliki warna dan pola yang khas, yaitu colorpoint.

Sehingga warna dasar dari bulunya terdapat kombinasi warna yang berupa titik-titik kecil pada bagian hidung, ekor, telinga, pipi, serta ujung kaki.

Dan kucing himalaya ini tidak suka memanjat ataupun melompat, ini dikarenakan jenis kucing himalaya adalah kucing yang takut akan ketinggian.

Maka dari itu, kucing persia himalaya terkenal akan sifatnya yang tenang, manja, penurut, lebih menyukai tiduran dan suka bermain.

Jadi kamu tidak perlu khawatir akan merusak ruangan atau perabotan yang ada dirumah.

Kucing jenis ini memiliki tubuh yang lebih besar dari jenis lainnya, bulu panjang serta tebal menyelimuti tubuhnya ditambah dengan bentuk hidungnya yang sedang, membuat kucing ini tampak menggemaskan.

Walaupun memiliki warna yang khas, namun kucing ini memiliki jenis harga yang lebih murah apabila dibandingkan dengan semua jenis Persia yang ada.

Harga:

Jenis Kucing Usia Harga
Kucing Persia Peaknose Himalaya Long Hair 4 Bulan Rp3.000.000
Kucing Persia Himalaya Flatnose 2,5 Bulan Rp1.000.000
Kucing Persia Himalaya Jantan 11 Bulan Rp1.000.000
Kucing Persia Himalaya Seal Point 3 Bulan Rp650.000
Kucing Persia Himalaya Asli 2 Bulan Rp1.000.000
Kucing Persia Himalaya Betina 2 Bulan Rp650.000
Kucing Persia Medium Himalaya 3 Bulan Rp850.000
Kucing Persia Himalaya Anakan Putih 2,5 Bulan Rp1.200.000
Kucing Persia Himalaya Kitten 3 Bulan Rp1.000.000
Kucing Persia Mix Himalaya 2,5 Bulan Rp1.300.000
Kucing Persia Himalaya Mix 3 Bulan Rp850.000
Kucing Persia Himalaya Indukan 1 Tahun Rp1.000.000
Kucing Persia Peaknose Extreme Himalaya Exotic 1,5 Tahun Rp2.200.000
Kucing Persia Himalaya Bulu Pendek (Short Hair) 3 Bulan Rp1.800.000
Kucing Persia Himalaya Kitten Betina Blue Point 2,5 Bulan Rp800.000
Kucing Persia Himalaya Sudah di Vaksin 1 Tahun Rp2.500.000

4. Kucing Persia Medium

persian medium cat

Kucing persia medium memiliki hidung yang cenderung sedang. Kamu dapat melihatnya, dimana bentuk hidungnya tampak menonjol dan tentu tidak sama datarnya dengan matanya.

Untuk harganya, kucing ini lebih rendah daripada harga kucing flatnose dan peaknose. Kucing persia medium memiliki dua jenis, yaitu shorthair dan longhair. Tentu saja yang membedakan adalah panjang bulunya.

Kucing persia medium shortharid memiliki bulu yang pendek dan rapi, sementara pada jenis longhairnya bulunya panjang.

Namun, untuk keduanya memiliki bulu yang lebat untuk membalut bentuk tubuhnya yang kecil.

Harga:

Umur Vaksin Harga
1 Bulan Belum Divaksin Rp800.000 – Rp1.500.000
1 Bulan Sudah Divaksin Rp1.000.000 – Rp2.000.000
6 Bulan Belum Divaksin Rp500.000 – Rp1.500.000
6 Bulan Sudah Divaksin Rp500.000 – Rp2.000.000

5. Kucing Persia X Kucing Kampung

moggy

Kemudian jenis persia lainnya adalah persilangan antara kucing kampung dan kucing persia, ciri dari kucing mix dapat dilihat dari salah satu jenis kucingnya.

Dapat dilihat dari bulunya, biasanya lebih mudah jika dilihat dari ekornya.

Atau kamu juga dapat melihat dari warna matanya, jika bola mata berwarna kucing hitam maka dapat dipastikan jika kucing tersebut adalah hasil campuran.

Untuk harganya sendiri relatif murah antara Rp 100.000 – Rp 300.000, Tergantung dari kondisi dan jenis nya.

Kucing persia memang menjadi primadona atau kucing yang begitu favorit bagi para pecinta kucing.

Kamu bisa memilih salah satu atau lebih dari beberapa jenis yang telah disebutkan di atas, untuk menambah peliharaan kamu.

Mengingat cara memeliharanya yang relatif lebih mudah dan tidak rewel, sebab yang perlu disiapkan hanya tempat yang nyaman serta aman dari predator.

Perbedaan Harga Kucing Persia

Apa yang menyebabkan harga kucing persia berbeda beda?

Ketika seorang calon pemilik kucing persia ingin mendapatkan jenis kucing persia murni, mungkin saja pernah ditawarkan dengan harga murah sekitar Rp 500.000 – Rp 5.000.000 di petshop atau situs online.

Kucing persia dapat dikatakan sebagai kucing persia murni apabila memiliki surat atau sertifikat.

Sertifikat ini contohnya seperti dokumen pedigree yang menjelaskan asal usul dari induknya, dimana induk kucing sudah terdaftar di asosiasi hewan terkait.

Untuk memperolehnya, dapat meminta bantuan kepada cattery dan memeriksa ataupun membuat sertifikasi ras kucing murni milik kamu.

Cara Membedakan Jenis Kucing Ras Murni dan Mixdome

jenis kucing persia

Berdasarkan pengalaman, untuk membedakan kucing yang ras murni dan campuran terdapat 2 cara untuk mengetahuinya, yaitu menggunakan sertifikat dan pengalaman pribadi.

Cara Pertama, Mengetahui Kucing Persia Murni melalui Sertifikat

sertifikat kucing

Untuk membedakan kucing murni dan kucing mixdome (campuran) bagi para pemula (masyarakat awam) adalah dengan berpedoman pada sertifikat pedigree atas nama kucing tersebut.

Dalam sertifikat pedigree tersebut kamu dapat melihat secara jelas silsilah dan latar belakang kucing ras murni.

Di dalam keterangan sertifikat pedigree tersebut dijelaskan silsilah dari kucing tersebut, minimal 3 hingga 10 generasi (silsilah asal usulnya), tergantung kepada asosiasi hewan yang melakukan pencatatan.

Agar mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas seputar sertifikat pedigree, maka kamu dapat berkonsultasi kepada cattery yang memiliki lisensi dari asosiasi kucing.

Di negara Indonesia sendiri terdapat organisasi seperti TICA atau organisasi lainnya untuk penyedia sertifikat pedigree yang berafiliasi dengan negara lain.

Sementara untuk jenis kucing campuran (mixdome) memiliki harga yang lebih murah dibandingkan kucing murni.

Harga untuk kucing campuran berkisar dibawah 5 juta rupiah, karena kucing campuran tidak memiliki sertifikat pedigree dan dokumen pendukung lainnya dari asosiasi hewan.

Cara Kedua, Mengetahui Kucing Persia Murni Berdasarkan Pengalaman

Untuk menggunakan cara kedua yaitu berdasarkan pengalaman, maka calon pemilik kucing harus sudah ahli (expert) dan berpengalaman dalam memelihara kucing murni.

Dimana calon pemilik sudah paham dan jeli melihat kucing murni berdasarkan fisiknya seperti kepala, muka, bulu dan ciri lainnya yang sudah ditetapkan sebagai standart penilainan kucing murni.

Ras Persia Lain

jenis kucing persia

Julukan untuk kucing persia dapat berbeda beda di dalam sebuah komunitas kucing dunia. Contohnya terdapat sebutan kucing persia Teacup, persia Chinchilla Longhair, dan julukan populer lainnya.

Di kutip dari Cat Fanciers Association (CFA) pada situs resminya, terdapat beberapa jenis kucing persia yang diakui dan dapat mengikuti perlombaan yang diselenggarakan untuk kucing persia.

Kriteria kucing persia tersebut seperti solid devision, silver, dan golden division, smoke dan shaded divison, tabby division, particolor division, bicolor division, serta himalayan division.

~ Cat Fanciers Association

Jenis Kucing Persia dari Ciri Warna Mata

Kucing persia chinchila adalah jenis persia dengan warna mata dominan hijau. Selain itu terdapat pula yang memiliki warna perak dan keemasan.

Sedangkan untuk ras mata biru, adalah jenis persia hasil dari persilangan dengan colorpoint (himalaya persian).

Dan untuk odd eye (ras mata berbeda) dihasilkan dari perkawinan silang dengan kucing berbulu putih.

Jenis mata kucing persia rata-rata memiliki warna keemasan dan perak apabila tidak terdapat spesifikasi seperti diatas.

Ciri-Ciri Ras Kucing Murni Persia memiliki tanda pada tubuhnya yang mudah dilihat, sebagai berikut:

kucing persia
  • Memiliki bentuk hidung pesek dan pendek, tampilannya mendongkak ke atas.
  • Perhatikan lebih dekat di area hidung, terdapat gari yang memperjelas antara bentuk hidung hingga ke kumis.
  • Memiliki tampilan rahang dan dagu yang kokoh, besar, dan ukuran leher yang cenderung pendek.
  • Struktur pada telinga tidak menjuntai, namun tidak juga tegak lurus.
  • Ekor kucing memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan rata-rata kucing berbulu tebal lainnya.
  • Ekor kucing persia yang bagus adalah ketika ekor dapat melipat kearah depan, dan ujung ekor sampai ke bagian tengah perut kucing, atau separuh dari ukuran tubuhnya.

Mengenal Kepribadian Kucing Persia

harga kucing persia

Kucing persia terkenal dengan sifatnya yang pendiam sebagai hewan yang suka berburu. Aktivitas harian dari kucing ini cenderung pasif karena ukuran tubuhnya yang gemuk dan besar.

Kucing persia memiliki beberapa kendala dalam keterampilan dibandingkan jenis kucing lainnya seperti kucing anggora yang mampu memanjat dan melompat dari tempat yang tinggi.

Maka dari itu, kucing yang satu ini harus diperhatikan pola makanannya, sehingga dapat teratur, hal ini bertujuan agar kondisi berat badan kucing tetap ideal dan terhindar dari berbegai jenis penyakit akibat kelebihan berat badan.

Pola Hidup Persia

Negara Indonesia memiliki dua jenis musim setiap tahunnya, dengan perbedaan musim ini bagi kucing persia mempunyai pengaruh terhadap penampilan dan masa kerontokan bulu nya.

Kucing yang hidup di kawasan wilayah dengan 4 musim, memiliki bulu yang indah dan sempurna ketika musim semi dan musim dingin.

Dimana pada kedua musim tersebut, keadaan bulu kucing sedang dalam kondisi terbaik sebagai bentuk adaptasi terhadap suhu dingin di sekitar lingkungannya.

Perubahan pola hidup kucing persia akan berubah ketika memasuki musim gugur dan musim panas, dimana sebagian bulu kucing akan mulai rontok.

Dalam mengatasi hal tersebut, banyak dari para pemilik kucing persia yang berada di wilayah tropis memberikan beberapa cara untuk menjaga bulu kucing persia tetap indah, seperti menciptakan sirkulasi udara yang bagus agar menurunkan suhu yang panas, sehingga kucing dapat hidup dengan nyaman dan aman.

Melakukan perawatan terhadap kucing persia ras murni dengan adanya perbedaan musim bukanlah sebuah halangan yang besar, tidak sedikit para pemilik kucing persia yang memberikan pendingan udara seperti AC yang ditempatkan di kandang kucing atau di bagian area yang disukai oleh kucing.

Dalam hal kebersihan, kucing persia memiliki pola hidup yang sama dengan jenis kucing lainnya, dimana kucing mampu secara mandiri untuk membersihkan tubuh dari kotoran setelah bermain, khususnya di luar lingkungan.

Namun terkadang sebagai pemilik juga harus melakukan pemandian terhadap kucing apabila kotoran pada tubuh kucing sulit dihilangkan.

Cara pemilik dalam memberlakukan kucing sebagai hewan peliharaan mempunyai pengaruh yang besar terhadap kenyamanan kucing untuk tinggal di dalam rumah.

Kandang kucing harus selalu dirawat dan dibersihkan setiap hari, perlengkapan lain seperti kotak makan, kotak minuman, harus dipisahkan dari kotak untuk pembuangan kotoran.

Pengaturan kandang yang memposisikan antara tempat bermain dan tempat membuang kotoran juga harus dipisahkan, hal ini bertujuan agar proses pembersihan dapat dilakukan dengan mudah, selain itu dapat mencegah terjadinya kontaminasi antara kotoran dan makanan kucing.

Makanan dan minuman yang tidak habis di hari yang sama, disarankan untuk dibuang dan sekaligus menggantinya dengan yang baru, penggantian pakan dan minum kucing yang baik dapat dilakukan minimal 2 kali dalam sehari.

Itulah jenis kucing persia, cara membedakan antara kucing persia murni atau campuran, dan kepribadian serta pola hidup nya.

Semoga bermanfaat.

Itulah tadi informasi mengenai Jenis Kucing Persia dan sekianlah artikel dari kami kucingpersia.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

Harga Kandang Kucing oleh - kucingpersia.online

Halo sahabat selamat datang di website kucingpersia.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Harga Kandang Kucing, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Sebagian besar dari para pecinta kucing membiarkan kucing peliharaan mereka hidup berkeliaran di rumah mereka. Dan sebaiknya kalian juga menyediakan kandang kucing, karena harga nya juga tidak mahal.

Dengan membiarkan si meong berkeliaran di rumah, hal tersebut juga membantu si meong agar tidak bosan atau stress di dalam rumah.

Untuk kandang kucing sendiri, biasanya digunakan sebagai tempat tidur si meong itu sendiri.

Atau apabila kalian hendak pindah rumah, kalian dapat meletakan si kucing ke dalam kandang agar tidak berkeliaran atau kabur.

Terlebih lagi jika kalian mempunyai kucing yang aktif, maka kalian membutuhkan kandang yang berukuran besar juga.

Selain fungsi di atas, fungsi lain dari kandang ini juga dapat kalian gunakan sebagai tempat persalinan kucing sekaligus untuk mengawasi serta menghindari kucing liar maupun binatang lain yang dianggap berbahaya untuk si meong.

Meski terdengar sepele, model dari kandang kucing ini juga perlu untuk kalian perhatikan.

Pilihlah alas yang rata agar si kucing nyaman di dalam kandang. Sebab, terdapat model kandang yang mempunyai alas besi dengan jeruji yang kecil.

Dan tentu saja model seperti itu akan membuat si kucing tidak merasa nyaman.

Tak hanya alasnya yang datar, kucing ini juga membutuhkan tempat yang luas agar ia dapat dengan bebas bergerak di dalamnya.

Persiapan Memilih Kandang Kucing

kandang kucing bekas

Sebelum kalian memilih kandang kucing yang akan kalian beli, perhatikan ulasan berikut ini.

Kandang kucing merupakan salah satu faktor terpenting pada saat kalian akan memelihara si imut ini.

Bayangkan jika kalian tinggal di sebuah ruangan jeruji besi yang kecil.

Semua aktifitas akan kalian lakukan di dalam ruang tersebut. Mulai dari membuang kotoran, makan, hingga melahirkan.

Dengan membayangkannya saja kita sudah merasa pegal dan tidak nyaman.

Begitu pula dengan kucing. Apalagi di dalam kandang kucing ini nantinya diberikan box untuk makan dan minum, serta box litter sebagai tempat buang kotoran si kucing.

Kasian bukan, jika si meong kesayangan kalian tinggal di dalam kandang yang sempit. Sehingga, kalian perlu untuk mempertimbangkan ukuran kandang yang akan kalian beli nantinya.

Apabila dirasa kandang yang akan kalian beli begitu mahal, maka kalian dapat membeli yang bekas saja.

Harga dari kandang bekas tentunya akan lebih murah.

Ada banyak kasus di mana si meong lebih memilih kotak kotorannya untuk menjadi alas tidur, daripada tidur di alas kandangnya. Hal tersebut karena si meong tidak merasa nyaman dengan alas kandangnya.

Dari situlah kita mengetahui, jika box kotoran kucing lebih nyaman daripada tidur di alas kandangnya yang tidak berkualitas bagus.

Padahal, kucing ini adalah hewan yang tidak suka dengan tempat yang kotor lho. Karena, kucing ini dapat membersihkan tubuhnya sendiri.

Jadi, jika si meong lebih memilih box kotorannya daripada alas kandangnya, sudah dipastikan si kucing tidak betah tinggal di dalamnya.

Maka dari itu, apabila kalian benar-benar menyayangi si mpus, kalian harus memperhatikan harga, kualitas, dan kelayakan kandang kucing yang akan kalian beli.

Sebab, dengan kalian memperhatikan tempat tinggal yang nyaman untuk si meong, maka pastinya si meong akan bahagia dan hidup sehat.

Kandang kucing yang bagus salah satunya ialah kandang kucing berbahan aluminium dan pastinya paling nyaman bagi si meong.

Tentu saja, kalian jangan membeli kandang si kucing yang murahan. Pilihlah kandang terbaik tetapi tidak murahan.

Tips Memilih Kandang Kucing

kandang kucing tingkat

1. Bahan kandang

bahan kandang kucing

Langkah pertama yang harus kalian lakukan yaitu memilih kandang kucing yang aman dan juga bagus dari segi bahannya, tentu akan sebanding dengan harga yang ditawarkan.

Sebab, bahan dari kandang kucing itu sendiri akan memiliki peran yang sangat berpengaruh untuk kesehatan serta kenyamanan si kucing.

Apabila kalian memiliki kucing lebih dari satu, maka kami sarankan untuk membeli kandang kucing yang tingkat.

Tetapi, harga dari kandang kucing ini pastinya akan dibandrol dengan harga yang jauh lebih mahal dibandingkan kandang yang biasanya.

Perhatikan juga mengenai kandang kucing yang memiliki benda berbahan berbahaya diantaranya seperti kawat yang tajam maupun paku yang mencuat.

Perhatikan juga sudut pada kandangnya.

Carilah kandang yang tidak memakai bahan dasar yang tidak berbahaya. Dan kami sarankan jika kalian membeli kandang yang berbahan alumunium saja.

Sebab kandang yang berbahan dasar aluminium ini tidak akan mudah berkarat serta gamnag untuk dibersihkan.

Bahan aluminium ini juga bisa dikatakan awet jika dibandingkan dengan bahan kandang yang lainnya.

2. Alas kandang

alas

Selian bahannya, kalian juga perlu memperhatikan alas kandang itu sendiri. Perkirakan jika alas tersebut nyaman atau tidak untuk si kucing.

Kandang dengan alas yang bagus adalah kadang yang mempunyai ukuran celah yang sempit, supaya kaki kucing ini tidak akan masuk ke sela-sela celahnya dan kemudian terjepit

Tetapi, ketika memilih alas bukan tak hanya celahnya saja yang harus kalian perhatikan, tetapi kalian juga harus memperhatikan bahannya.

Pilihlah bahan alas yang dirasa aman dan juga nyaman untuk si meong kesayangan kalian.

Alas kandang yang baik merupakan alas yang berbahan dasar plastik supaya tidak gampang berkarat serta mudah untuk dibersihkan.

3. Ukuran Kandang

Kebersihan tempat tinggal anak kucing

Sebalum membeli kandang, kalian harus cek ukurannya terlebih dahulu. Berikut ada empat point penting yang harus kalian perhatikan, antara lain:

  • Memilih ukuran kandang sesuai dengan ruangan yang tersedia

Sebelum kalian membelinya, maka kalian juga harus menyiapkan ruangan untuk meletakan kandang tersebut.

Kebanyakan, kandang ini mempunyai ukuran yang cukup besar, sehingga kalian harus menyediakan area khusus untuk meletakan nya.

Dan apabila kalian sudah menentukan ruangnya, maka kini saatnya kalian membeli dan meletakan kandang tersebut. Pilihlah ukuran yang sesuai ya.

Dan jangan lupa juga untuk mengukur ketinggiannya!

Dengan begitu, kalian akan lebih mudah dalam memilih kandang untuk dibeli.

Apabila ruangan untuk si meong ini tidak terlalu besar, maka kami sarankan untuk membeli kandang yang tidak terlalu lebar.

  • Memilih ukuran kandang yang cukup tinggi

Kucing ini merupakan hewan yang mudah bosan, sehingga membutuhkan ruangan yang cukup untuk bergerak.

Untuk memilih kandang, pilihlah kandang yang dapat memberikan ruangan untuk si kucing bergerak leluasa.

Pada umumnya, ukuran standar untuk kandang kucing ini memiliki ukuran tinggi sekitar 120 cm bagi meong dewasa.

Tak hanya itu saja, ada beberapa kucing yang sangat senang berada di tempat yang tinggi.

Pilihlah kandang yang memiliki tingkatan 2-3 tingkat supaya kucing kalian bebas untuk bergerak naik turun di dalam kandang.

  • Pilihlah kandang yang pas untuk bisa menaruh cat litter

Pada waktu kalian akan membeli kandang kucing, maka kalian juga harus mempertimbangkan ukuran toilet atau litter box yang juga harus kalian masukkan di dalamnya.

Tentunya keberadaan litter box ini akan menyebabkan berkurangnya ruang di dalam kandang.

Sehingga, kalian perlu memilih kandang yang cukup besar supaya si meong tetap bisa bergerak dengan leluasa, walaupun ada toilet atau litter box di dalamnya.

  • Memilih kandang yang terdapat roda di bawahnya.

Biasanya, pada bagian bawah kandang kucing akan kotor dengan adanya pasir, debu, ataupun bulu si kucing yang rontok.

Dan biasanya kandang ini cukup berat, sehingga kalian akan sedikit kesulitan dalam memindahkannya.

Untuk solusinya, maka kalian perlu untuk mempertimbangkan membeli kandang yang ada rodanya. Dengan ini, maka kalian akan mudah menggesernya.

Sehingga, kebersihan ruangan dan kandang itu sendiri akan lebih optimal.

Harga Kandang Kucing

Harga Kandang Kucing Tingkat

Berikut ini adalah daftar harga dari kandang kucing, mulai dari kandang kucing yang besar, bertingkat:

Jenis Kandang Kucing Harga
NDpets – Kandang Kucing D03 – Biru Rp480.000
NDpets – Kandang Kucing – Kelinci D02 Roda – Biru Rp370.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 2 Hitam Rp215.000
WiyadiStore – [K22] Kandang Kucing atau Anjing Besi Lipat Besar Boom Rp245.000
NDpets Kandang Burung-Kucing Kitten Smart 3 Hijau Rp260.000
NDpets – Kandang Kucing/Kelinci D02 – Hijau Rp285.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Smart 2 Putih Rp225.000
Kandang kucing besi K014M Rp595.000
Ndpets Kandang Kucing Tingkat Sweet Hitam Rp480.000
NDpets Tatakan Kandang Kucing/Kelinci Ukuran 75/50 Rp150.000
NDpets Kandang Burung-Kucing Kitten Smart 3 Ungu Rp260.000
Kandang kucing cargo medium Rp205.000
Powl Collection Rumah Kucing/Anjing – Cokelat Rp2.500.000
Kandang kucing 5 tingkat KDG-D801C Rp1.350.000
Kandang kucing besi 073 Rp1.150.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 – Biru Rp285.000
WiyadiStore – [K18] Kandang Kucing Besi Lipat Besar 77P Rp428.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 1 Hitam Rp160.000
NDpets – Disifectan Kandang Kucing & Hewan Sanitiser Rp85.000
Kandang kucing voyageur PV300 large Rp220.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D01 – Ungu Rp350.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 2 Oren Rp215.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 Roda – Putih Rp310.000
Ndpets Kandang Kucing Tingkat Sweet Biru Rp425.000
Ndpets Kandang Kucing Tingkat Sweet Ungu Rp500.000
Kandang kucing voyageur PV100 small Rp160.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D03 – Hijau Rp480.000
Kandang kucing tingkat KDG-022 Rp670.000
Kandang kucing besi lipat 012 Rp225.000
Kandang Pagar Kucing Pelangi Rp585.000
NDpets Kandang Burung-Kucing Kitten Smart 3 Biru Rp260.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 – Hitam Rp285.000
Kandang kucing 2 tingkat KDG-C232 Rp930.000
Kandang kucing flight cage P651 Large Rp206.000
Ndpets Kandang Kucing Tingkat Khusus Kitten 2-5Bln Rp350.000
Kandang kucing cargo small Rp160.000
Ndpets Kandang Kucing Tingkat Sweet Hijau Rp425.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 – Ungu Rp290.000
WiyadiStore – [K12] Kandang Kucing Besi Lipat Besar 60P Rp210.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 1 Hijau Rp210.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D01 – Biru Rp350.000
Kandang kucing 5 tingkat KDG-C235 Rp1.260.000
Kandang kucing besi lipat 012R Rp235.000
Kandang kucing flight cage P513 Small P651 Rp168.000
NDpets Tatakan Kandang Kucing/Kelinci Ukuran 60/40 Rp90.000
WiyadiStore – [K05] Kandang Kucing Besi Lipat Tebal 60P Rp279.000
Kandang kucing voyageur PV200 medium Rp180.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Smart 2 Hijau Rp215.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 – Pink Rp285.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 1 Biru Rp160.000
Kandang kucing flight cage FF2201 Rp168.000
NDpets Kandang Burung-Kucing Kitten Smart 3 Hitam Rp260.000
Kandang kucing besi 074 Rp1.340.000
Kandang kucing aluminium double Rp1.240.000
Kandang kucing cargo large Rp260.000
NDpets – Kandang Kucing – Kelinci D02 Roda – Hijau Rp370.000
Kandang kucing besi K013M Rp390.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Smart 2 Ungu Rp215.000
Kandang kucing voyageur PV400 extra large Rp300.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 1 Oren Rp160.000
NDpets Tatakan Kandang Kucing/Kelinci Ukuran 50/30 Rp60.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Kitten Smart 1 Ungu Rp210.000
NDpets – Kandang Kucing / Kelinci D02 Roda – Pink Rp310.000
NDpets Kandang Burung/Kucing Smart 2 Biru Rp215.000

Itulah sedikit ulasan mengenai kandang kucing, semoga dapat membantu kalian untuk memilih mana yang tepat untuk dibeli buat si meong ya.

Itulah tadi informasi mengenai Harga Kandang Kucing dan sekianlah artikel dari kami kucingpersia.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik? oleh - kucinganggora.xyz

Halo sahabat selamat datang di website kucinganggora.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik?, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ketika memelihara kucing, tentu kita harus memilih makanan atau nutrisi yang tepat untuk pertumbuhan si kucing. Dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya tersebut, kita memiliki dua pilihan: Makanan basah dan makanan kering.

Apa sih, bedanya makanan basah dan makanan kering? Makanan mana yang lebih cocok untuk kucing peliharaan? Kita akan membahas dan membandingkan semuanya dari segi nutrisi, harga, dan dari segi praktikal. Kalau begitu langsung aja, ya!

1. Kesehatan dan Nutrisi

Pada faktor kesehatan dan nutrisi, makanan basah secara keseluruhan lebih unggul daripada makanan kering. Apa saja yang membuat makanan basah lebih baik? Bagaimana jika dibandingkan makanan kering?

Gizi yang Lebih Baik

Makanan basah memiliki kandungan protein yang lebih padat daripada makanan kering. Karena itu, sangat bagus untuk kesehatan si kucing apalagi ketika dia masih di fase pertumbuhan.

Selain itu, karena makanan basah lebih kaya akan gizi, berat badan kucing akan lebih terjaga daripada makan makanan kering yang kadang sangat padat dengan karbohidrat dan kalori lainnya.

Lebih Mudah Dicerna dan Baik untuk Ginjal

Makanan basah juga lebih mudah dicerna dan memiliki kandungan air yang lebih besar. Tentu saja, namanya saja makanan basah. Karena memiliki kandungan air lebih, kesehatan saluran ginjal si kucing akan lebih terjaga.

Alhasil, makanan basah lebih mengurangi risiko batu ginjal atau penyakit ginjal lainnya. Selain itu, kucing juga lebih terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Harus Segera Dihabisi! Kalau Tidak..

Tapi, ada pertimbangan pada makanan basah. Makanan basah tidak bisa sembarangan didiamkan begitu saja karena lebih mudah basi dan terkontaminasi bakteri.

Jadi makanan basah harus habis cepat, atau disimpan di kulkas. Kalau kucing memakan makanan yang sudah basi atau kondisi kurang baik, pencernaan dan kesehatan si kucing bisa terganggu.

Pilihan Makanan Kering yang Baik

Setelah membahas kelebihan makanan basah, tentu saja sudah jelas kelebihannya dibanding makanan kering. Tapi, makanan kering tetap bisa memberi nutrisi dan membuat si kucing menjadi lebih kenyang. Makanan kering juga memiliki nutrisi yang baik untuk pertumbuhan si kucing, terutama jika kamu memilih makanan yang berkualitas.

Kamu disarankan memilih makanan kering dengan kandungan protein lebih tinggi dari 26% sehingga makanannya lebih padat. Biasanya, makin premium atau makin mahal nutrisinya lebih baik. Nanti kita mungkin akan membahasnya lebih dalam.

Makanan Basah Homemade Bisa Jadi Opsi

Makanan kucing basah juga memiliki kualitas lebih baik apabila kita membuatnya sendiri atau bisa dibilang homemade. Contohnya saja seperti sumber protein yang bisa direbus seperti dada ayam, ikan, ati, dan lainnya. Kualitas homemade ini cukup baik karena kita memasaknya sendiri dan menghindari pengawet dari makanan kaleng pabrikan.

Makanan homemade bisa menjadi opsi yang sangat baik terlebih kalau kamu mencari proporsi yang paling baik antara gizi yang didapatkan dan harga yang lebih terjangkau. Kita akan membahas ini pada bagian selanjutnya.

2. Harga

Melihat kelebihan makanan basah sebelumnya, sekilas terlihat makanan basah jauh lebih unggul dari makanan kering. Tapi dari segi harga, disinilah makan kering bisa jauh lebih unggul. Makanan kering memiliki harga yang jauh lebih murah daripada makanan basah. Seberapa jauh?

Apapun Merknya, Makanan Kering Pasti Lebih Murah Secara Keseluruhan

Kamu bisa melihatnya dari merk makanan yang sama. Misalnya aja merk yang populer yaitu Whiskas. Whiskas kering untuk ukuran 1.1 Kg dihargai sekitar 60-70 ribu rupiah. Sementara Whiskas kaleng dihargai sekitar 18 ribu rupiah. Berarti, 1 Kg makanan kering setara 3 kaleng makanan basah!

Sudah begitu, makanan kering bisa lebih lama habis. Tergantung berapa banyak kucing kamu makan, mungkin saja makanan kering ukuran tersebut bisa habis dalam 2 minggu hingga 1 bulan sementara makanan kaleng bisa dihabiskan dalam 1-2 hari. Malah sekali makan bisa setengah kaleng!

Kalau Hanya Makan Makanan Basah, Tekor juga..

Tentu saja pada merk lain yang lebih premium juga seperti itu. Malah, ada yang untuk harga yang sama, ukurannya lebih kecil daripada 1 kaleng Whiskas sebelumnya. Tentu saja hal ini sangat memberatkan kita kalau hanya memberi makan kucing kita dengan makanan basah setiap harinya karena biayanya akan sangat besar untuk hanya satu ekor kucing.

Karena itu, makanan keringlah yang lebih unggul dari segi ekonomis. Makanan kering sendiri juga sangat beragam. Mulai ada yang harganya 19rb per Kg hingga ada yang harganya 120rb per Kg. Tentu saja kualitasnya berbeda dan masing-masing merek memiliki daya jualnya sendiri. Perlu dianalisa lebih lanjut, makanan mana yang memberikan kualitas dan harga yang paling sepadan.

Makanan Homemade Lebih Terjangkau, Kok!

Tapi bukan berarti kamu tidak memberikan makanan basah sama sekali. Kamu bisa saja mencampur dan memberi periode berbeda untuk makanan kering dan basah pada kucing kamu.

Atau bisa juga seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, kamu bisa memasak makanan homemade sendiri yang biayanya pasti lebih murah serta lebih sehat dibandingkan makanan kalengan.

Sebagai contoh, dada ayam fillet memiliki harga kira-kira 40-50 ribu rupiah per Kg. Kamu bisa membeli 1/2 Kg dada ayam. Tergantung nafsu makan dan porsi kucing kamu, itu bisa cukup lama, kok.

Terlebih jika kamu selingi diantara makanan kering. Untuk harga segitu, kucing kamu akan mendapatkan nutrisi yang sangat baik!

3. Lebih Praktis yang Mana?

Sebagai pemilik, lebih mudah memberi makan kucing kita apa, sih? Mungkin jawabannya sudah jelas ya, yaitu makanan kering lebih praktikal daripada makanan basah.

Lebih Mudah Disimpan dan Tidak Repot

Makanan kering lebih mudah disimpan dalam waktu lama, serta tidak membutuhkan tempat khusus untuk menyimpannya. Kita juga bisa langsung membeli dalam ukuran besar seperti 5 hingga 10 Kg untuk beberapa lama.

Makanan kering lebih mudah disiapkan karena kita hanya tinggal menuangkannya. Sementara makanan basah agak sedikit lebih repot, terutama jika kita membuatnya sendiri. Kita harus memasaknya dari bahan yang masih mentah.

Lebih Awet dan Tahan Lama

Sedangkan pada makanan basah, makanan kaleng yang sudah dibuka ataupun makanan homemade yang telah kita siapkan tidak bisa sembarangan kita taruh begitu saja.

Kita harus menyimpannya di kulkas, dan itupun tidak bisa awet terlalu lama dan sebaiknya cepat dihabiskan. Kalau tidak, makanan bisa basi dan memberikan efek tidak nyaman bagi kita dan sang kucing.

Relatif Lebih Bersih

Makanan kering juga relatif lebih bersih daripada makanan basah. Kucing yang makan makanan basah bisa makan lebih berantakan sehingga kadang tersangkut di sekitar wajah serta bulunya. Tempat makan kucing sisa makanan basah harus segera dicuci, kalau tidak baunya bisa jadi amis.

Apabila makanan basahnya belum habis, kamu tidak bisa mendiamkannya begitu saja. Karena selain akan menjadi basi, makanan itu akan digerogoti oleh semut dan serangga lainnya. Jadi, pastikan kamu memberi makan basah dengan porsi yang cukup, ya!

4. Kesimpulan dan Saran

Makanan Basah Lebih Sehat dan Bernutrisi

Jadi, secara kesehatan makanan basah memang jauh lebih baik daripada makanan kering. Namun, bukan berarti makanan kering itu buruk juga. Selain karena jauh lebih murah, makanan kering juga bagus untuk pertumbuhan si kucing. Asalkan porsinya diatur agar si kucing tidak menjadi obesitas dan kamu juga memilih makanan kucing yang kualitasnya cukup bagus dalam kadar proteinnya.

Gabungkan Makanan Basah Dan Kering untuk Hasil Optimal!

Untuk mendapatkan hasil yang paling baik dari segi kesehatan, harga, dan alasan praktikal lainnya, kamu disarankan juga memberikan makanan kering dan juga menyelipkan sesekali makanan basah. Baik itu memberikannya dengan cara mencampurnya atau bisa juga diberikan ketika terpisah.

Tambahkan Makanan Homemade

Untuk menghemat biaya, kamu juga biasa masak makanan kucing homemade kamu sendiri. Banyak kok variannya, bisa dengan dada ayam dan ikan rebus, dada ayam dengan agar-agar untuk membantu pencernaannya, dan yang lainnya selama itu makanan yang kaya gizi serta protein.

Ada banyak resep makanan kucing seperti dengan mencampurkan agar-agar dengan dada ayam. Kamu juga bisa memberinya yang simple seperti daging apapun yang sudah direbus begitu saja, dengan diselingi dengan makanan kering. Mudah, kan?

Itulah tadi informasi mengenai Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik? dan sekianlah artikel dari kami kucinganggora.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sabtu, 08 Agustus 2020
no image

Kucing Kampung oleh - kucingpersia.online

Halo sahabat selamat datang di website kucingpersia.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kucing Kampung oleh - kucingpersia.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kucing kampung biasa disebut juga dengan kucing domestik oleh para pecinta kucing.

Meski demikian tidak semua kucing domestik merupakan kucing kampung, mereka merupakan kucing dari jenis Felis Catus.

Kucing domestik ialah kucing kecil dari keluarga kucing didalam jenis Felis. Bahkan kucing ras asli hasil perkembangbiakan dari luar negeri juga dapat dikatakan sebagai kucing domestik.

Kategori untuk kucing domestik adalah kucing kecil yang tinggal di berbagai tempat tinggal manusia. Baik itu kucing jalanan atau kucing peliharaan.

Oleh sebab itu bila yang dikategorikan sebagai kucing kampung hanya kucing jalanan ras Jawa saja. Maka kucing kampung tidak bisa digeneralisasikan sebagai kucing domestik atau dome.

Kucing kampung sendiri sering diidentikkan dengan kucing yang hidup di jalanan atau bahasa kerennya kucing stray.

Masing-masing negara tentu saja mempunyai kucing kampungnya tersendiri. Di Indonesia sendiri kucing kampung dikategorikan sebagai kucing ras Jawa.

Macam Macam Kucing Kampung

macam-macam kucing kampung

Terdapat 3 macam kucing kampung secara umum. Untuk lebih jelasya kita akan mengupas mengenai 3 macam kucing kampung tersebut.

1. Kucing Jalanan

Kucing Jalanan

Kucing jalanan sebenarnya sangat bisa bersosialisasi dengan manusia. Namun sayangnya, kebanyakan dari kucing jalanan tidak memiliki adopter sehingga mereka hidup berkeliaran di jalanan.

Selain itu, mereka juga bisa saja hidup dijalanan karena dibuang oleh sang pemiliknya atau kabur dari rumah pemilik dan tidak tahu jalan pulang.

Seiring berjalannya waktu kucing jalanan tersebut akan menjadi liar karena terbiasa hidup di jalanan.

Minimnya interaksi dengan manusia akan membuat kucing jalanan tersebut menjadi lebih agresif dibanding dengan kucing rumahan.

Namun dalam kondisi tertentu kucing jalanan juga bisa menjadi kucing peliharaan lagi.

Setelah kucing terebut diadopsi oleh tuan baru kucing jalanan. Maka biasanya kucing tersebut akan ramah dan sangat friendly dengan manusia terutama pemiliknya.

Mungkin mereka akan membutuhkan sedikit waktu untuk penyesuaian, dan itu tidak akan lama kok!.

2. Kucing Liar

Kucing Liar

Kucing liar adalah kucing yang hampir tidak pernah memiliki interaksi dengan manusia.

Ada juga yang kontaknya dengan manusia berkurang seiring berjalannya waktu sehingga mereka cenderung takut atau agresif dengan manusia.

Beberapa dari kucing liar akan takut dengan manusia dan memilih untuk tinggal jauh dari manusia.

Kucing liar ini sangat sulit untuk menjadi hewan peliharaan yang bisa dipangku, dibelai, dan digendong. Mereka bahkan tidak akan betah untuk hidup di kandang dan di dalam rumah.

Kucing liar bisa saja menjadi hewan peliharaan asalkan kucing tersebut disosialisasikan dengan manusia sejak masih kecil. Kalian bisa mengadopsi kucing liar tersebut sejak masih kitten (anak kucing).

Kucing liar biasanya akan hidup berkelompok dan saling melindungi antar anggota kelompok tersebut. Kucing liar juga tidak jarang akan berkelahi dengan kucing liar dari kelompok lain.

Jika kucing liar ini bertemu dengan manusia, merekan lebih cenderung untuk menghindari dan akan langsung bersembunyi.

Kucing liar tidak suka mengeong untuk meminta belas kasihan dari manusia. Mereka juga biasanya akan cenderung beraktifitas pada malam hari atau nokturnal.

3. Kucing Domestik

Kucing Domestik

Kucing domestik atau kucing dome apapun ras mereka termasuk kedalam satu spesies Felis Catus. Kucing domestik sendiri telah beriteraksi dengan manusia dari dahulu kala.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nenek moyang bangsa Mesir. Bahkan patung spinx dan hieroglif menjadi saksi keberadaan kucing pada era mesir kuno.

Kucing domestik biasanya memiliki ukuran yang kecil. Berat badan mereka saat dewasa pada umumnya bahkan hanya 4 hingga 5 kilogram.

Namun ada juga yang beratnya mencapai 20 kg. Kucing domestik dengan berat di atas 8 kg dapat dikategorikan sebagai kucing overweight hingga obesitas.

Jika kucing domestik kalian memiliki berat badan lebih dari 8 kg, sebaiknya berlakukan program diet dengan mengurangi jatah makan.

Karena obesitas dapat mengancam kesehatan atau bahkan nyawa kucing tersebut.

Panjang rata-rata dari kucing domestik adalah sekitar 23 hingga 25 cm. Adapula kucing domestik dengan panjang hingga 50 cm.

Jenis Jenis Kucing Kampung

Terdapat beberapa jenis kucing kampung ras Jawa yang sering kita jumpai di lingkungan sekitar kita.

1. Kucing Oren atau Merah Bata

kucing oren

Kucing Oren memang sangat terkenal di Indonesia dengan tingkah lakunya yang sangat barbar.

Kucing ini memang sangat sering ditemui. Bagi para cewek kucing oren ini memiliki warna yang begitu menarik perhatian.

Meski dibilang kucing oyen yang barbar, namun nyatanya kucing ini sangat lucu, ceria, dan penurut.

Kucing merah bata ini sangat suka dibelai di bagian kepala dan leher.

Kucing Oren ini juga sangat suka untuk berkuasa dan berkelahi dengan kucing lain.

2. Kucing Hitam Putih

kucing hitam putih

Kucing hitam putih juga tidak kalah lucu dibanding dengan kucing oren. Paduan warna hitam dan putih membuat kucing ini begitu mempesona.

Kucing hitam putih biasanya kucing yang pemalas. Meski pemalas namun kucing ini sedikit gemar berburu.

3. Kucing Putih

kucing putih

Kucing dengan warna putih total nyatanya begitu cantik. Umumnya kucing dengan warna putih ini lebih banyak di pelihara oleh para wanita.

Kucing yang satu ini memang sangat imut dan menggemaskan. Namun, tentu kita harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan bulu kucing putih ini.

Karena jika terkena kotoran sedikit saja tentu akan sangat terlihat.

Kucing kampung dengan warna putih tergolong kucing yang sangat pintar dan energik. Biasanya kucing ini sangat suka bermain dan jarang tidur.

Namun kucing putih tergolong kucing yang sangat rentan dengan penyakit. Selain itu kucing ini juga tidak pandai untuk berburu dan berkelahi dengan kucing lain.

4. Kucing Hitam

kucing hitam

Kucing hitam di Indonesia sendiri biasanya disangkut pautkan dengan hal-hal yang berbau mistis.

Namun dibalik itu, kucing hitam merupakan kucing yang sangat penurut bagi pemiliknya.

Kucing ini sangat cocok dipelihara untuk kalian yang senang bermain dengan kucing. Seperti memanggilnya, membelai, dan aktivitas bermain lainnya.

5. Kucing Kampung Tiga Warna atau Telon

kucing telon

Kucing tiga warna atau kembang telon merupakan salah satu kucing dengan jenis kelamin cewek.

Sangat jarang ditemukan kucing telon dengan jenis kelamin cowok.

Kucing telon merupakan kucing yang sangat pintar dan energik.

Cara Memandikan Kucing Kampung

cara memandikan kucing kampung

Kucing memang dapat membersihkan bulu mereka sendiri dengan menjilati bagian tubuhnya.

Tapi asal kalian tahu, menjilati bulu kucing tidak cukup untuk membersihkan kucing dari kutu, kotoran, jamur, dan bakteri lainnya.

Memandikan kucing bisa menjadi solusi untuk merawat kucing kampung agar menjadi kucing yang sehat.

Cara memandikan kucing domestik juga tidaklah sulit. Namun pasti akan ada kendala seperti kucing takut air, mencakar, dan berontak.

Berikut ini Hewany akan menjelaskan cara memandikan kucing kampung sendiri dengan baik dan benar.

Perlu diperhatikan bahwa memandikan kucing sebaiknya dilakukan pada kucing yang sudah berumur lebih dari 3 tahun. Sebaiknya jangan memandikan kucing kecil atau bahkan kucing yang baru lahir.

1. Persiapan

persiapan

Sebelum memulai memandikan si meow, terlebih dahulu siapkan alat dan bahan untuk memandikannya.

Persiapan wajib:

  • Ember yang berisi air hangat
  • Sampo kucing, Jangan gunakan sampo manusia
  • Sisir
  • Hair dryer
  • Handuk
  • Cottonbuds

Opsional:

  • Baby Oil
  • Bedak bayi (pengganti bedak kucing)
  • Kanebo (pengganti handuk)

2. Langkah Memandikan Kucing bagi Pemula

langkah memandikan

1. Membasahi semua bagian tubuh kucing

Pertama basahi terlebih dahulu semua bagian tubuh kucing kampung dengan menggunakan air hangat secara merata. Namun jangan sampai telinga kucing kemasukan air.

2. Berikan shampoo

Setelah semua bagian tubuh kucing kita basahi dengan menggunakan air hangat. Selanjutnya berikan shampo khusus kucing yang telah kita siapkan.

Beri sampo tersebut secara merata ke seluruh tubuh kucing. Namun ingat jangan sampai kena mata, hidung, mulut, dan telinga bagian dalam.

Disini kita juga bisa mengusap-usap dan memberikan pijatan manja pada si mpus supaya shampoo bisa merata dan meresap ke akar bulu kucing.

3. Bilas

Setelah selesai memberikan sampo dan kotoran pada kucing telah hilang. Bilas dengan menggunakan air hangat, pastikan tidak ada sisa sampo di tubuh puss ya.

4. Keringkan

Selanjutnya keringkan tubuh kucing dengan menggunakan handuk yang lembut. Gosok perlahan semua bagian tubuh kucing menggunakan handuk tersebut.

Selain menggunakan handuk, kita juga dapat menggunakan hair dryer atau blower.

5. Bersihkan Telinga Kucing

Setelah si pus mandi, lebih bagus lagi kita juga membersihkan bagian telinga mpus menggunakan cotton buds yang diberi sedikit baby oil.

Bersihkan layaknya membersihkan telinga manusia, pelan-pelan saja dan jangan terlalu dalam agar si kucing tidak merasa sakit.

3. Tips Memandikan Kucing Kampung

memotong kuku kucing

1. Potong kuku kucing

Selain memandikan sebaiknya potong juga kuku si kucing sebelum memandikannya.

Selain menjaga kucing tetap bersih, memotong kuku juga akan meminimalisir luka cakaran yang diberikan si mpus saat sedang mandi.

Namun jangan terlalu dalam memotong kuku kucing.

2. Menyikat untuk membersihkan kulit kucing

Saat memandikan kucing dengan menggunakan shampoo, kalian juga bisa menyikat dengan menggunakan sikat khusus.

Gosok saja si kucing dengan menggunakan sikat secara perlahan dan hati-hati.

Menyikat bulu kucing bisa merontokan bulu kucing yang menggumpal dan membersihkan kulit kucing dari bakteri yang menempel.

3. Ketahui waktu yang tepat

Memandikan kucing juga harus pada waktu yang tepat ya. Misalnya disaat bulu kucing terlihat sangat kotor atau bahkan banyak kutunya.

Secara umum sebaiknya mandikan kucing seminggu atau 2 minggu sekali.

4. Perhatikan cuaca

Memandikan kucing juga harus memerhatikan cuaca ya. Apalagi untuk kalian yang tinggal di dataran tinggi seperti admin.

Tentu saja kalian harus memilih cuaca yang cerah dengan panas yang cukup untuk memandikan kucing.

Jangan mandikan kucing saat cuaca sedang hujan, apalagi tanpa mengeringkannya dengan menggunakan hair dryer atau blower.

Karena jika bulu kucing tidak kering, akan bisa menimbulkan bakteri dan jamur pada kulit kucing tersebut.

Anak Kucing Kampung

anak kucing kampung

Anak kucing kampung juga tidak kalah lucu dengan anak kucing anggora, persia, atau ras kucing lainnya.

Merawat kucing kampung dari kecil atau usia anakkan akan menghasilkan kucing dewasa yang lebih nurut daripada mengadopsi kucing dewasa.

Kita bisa melatih anak kucing kampung sedari kecil dengan benar. Seperti mengajarkan untuk buang air kecil dan besar pada bak pasir atau toilet, makan dan minum tidak sembarangan dan lainnya.

Cara merawat anak kucing kampung yang harus diperhatikan adalah makanannya. Gunakan makanan yang baik seperti daging yang sudah direbus atau makanan khusus untuk kucing kitten.

Selain itu jangan memandikan anak kucing sebelum usianya mencapai 3 bulan.

Anak kucing kampung biasanya akan memiliki warna yang sama dengan indukannya.

Warna yang dihasilkan akan lebih dominan pada indukan cowok atau bapak dari kucing tersebut.

Namun bisa juga warnanya sama dengan ibunya atau mix antara bapak dan ibunya.

1. Kucing Persia x Kucing Kampung

anak kucing kampung dan persia

Anak kucing yang dihasilkan dari ras persia mix kampung biasanya akan menghasilkan anak kucing dengan badan kucing kampung namun memiliki bulu yang sedikit tebal seperti kucing persia.

Jika kucing persianya adalah kucing lelaki biasanya anak yang dihasilkan akan lebih bagus.

2. Kucing Anggora x Kucing Kampung

anak kucing kampung dan anggora

Anak kucing hasil persilangan kucing anggora dan kucing kampung akan menghasilkan anak kucing yang lucu.

Dimana biasanya muka kucing tersebut akan seperti kucing Jawa namun memiliki bulu yang cukup tebal.

Anak kucing campuran ini juga dapat memiliki mata yang indah seperti mata kucing anggora.

Harga Kucing Kampung

Kucing kampung biasanya tidak dijual, karena memang kucing ini sangat mudah untuk ditemui.

Namun jika ada yang menjualnya, berikut ini daftar harga kucing kampung di pasaran tahun 2019

Jenis Kucing Kampung Umur Harga
Kucing Hitam 3 Bulan Rp100.000,-an
Kucing Belang 12 Bulan Rp150.000,-an
Kucing Kampung Campur Persia Medium 5 Bulan Rp300.000,-an
Kucing 3 Warna 4 Bulan Rp150.000,-an
Kucing Kampung Campur Persia 2 Bulan Rp200.000,-an
Kucing 3 Warna Jantan 4 Bulan Rp250.000,-an

 

Itulah tadi informasi mengenai Kucing Kampung oleh - kucingpersia.online dan sekianlah artikel dari kami kucingpersia.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Minggu, 19 Juli 2020
no image

10 Fakta Hamster Campbell yang jarang diketahui oleh - kucinganggora.xyz

Halo sahabat selamat datang di website kucinganggora.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 10 Fakta Hamster Campbell yang jarang diketahui oleh - kucinganggora.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hamster Campbell memiliki nama lain Cambell’s dwarf Russian Hamsters merupakan peliharaan yang kini cukup terkenal karena sifatnya yang sangat bersahabat dengan manusia. Campbell rusian bisa dikatakan merupakan hewan dengan tingkat sosialisasi yang rendah, mereka diberikan nama karena pada tahun 1904 hendak dijadikan hadiah kepada Charles William Campbell.

Hewan satu ini pertama kali ditemukan didaerah perbatasan Cina â€" Rusia tepatnya pada kawasan mongolia, karena daerah asalnya yang merupakan dari kawasan pegunungan dengan suhu cukup rendah, pada musim dingin mereka bertahan hidup dengan menggali lubang didalam tanah dan didalamnya dimasukan rumput serta serabut wortel, jadi bisa dikatakan meskipun mereka kecil, ternyata mereka cerdas juga loh guys.

Hamster Campbell biasanya memiliki warna identik abu-abu dengan corak coklat pada bagian punggungnya, beberapa spesies bahkan terdapat corak garus menghitam disepanjang punggungnya, pada bagian perut akan dipenuhi warna cream yang penuh dengan asen putih, ciri lainnya dari jenis hamster ini adalah kakinya yang memiliki bulu seperti kucing snowshoe.

Dengan tampilannya yang seperti berikut memang sudah semestinya hewan satu ini sangatlah menjadi primadona sebagai hewan peliharaan, selain itu hamster juga terkenal karena mereka sangat mudah untuk dirawat seperti kura-kura brazil, dan tidak serumit anjing dan kucing.


Informasi Detail Hamster Campbell

Nama Resmi : Campbell’s Dwarf Russian Hamster
Nama yang terkenal : Hamster Campbell
Kesulitan merawat : Sangat mudah (cara merawat hamster)
Lama Hidup : 2 tahun
Ukuran dewasa : 2 inchi


#1 Sifat Hamster Campbell

Hamster Campbell merupakan hewan nokturnal yang sangat aktif dimalam hari, namun karena mereka sudah banyak di adopt oleh manusia, perilakunya kini sudah semakin berubah dan mereka menjadi cukup aktif pula di siang hari walau dalam waktu yang singkat, ketika merasa terancam secara alami hamster ini akan menggigit yang sedang didekatnya, jadi bisa dikatakan ketika kamu ingin memegang hewan satu ini, perlahan dan jangan membuat mereka panik ya, karena ketika kamu panik nanti dia akan takut lalu mengigit kamu, ketika kamu digigit kamu akan kaget dan melepaskan gendongan, ketika kamu melepaskan gendongan ia akan kabur dan susah dikejar, jadi ribet deh guys.

Tidak seperti jenis hamster lain seperti hamster suriah, jenis ini merupakan makhluk sosial terhadap sesamanya bahkan bisa dikandangi oleh sesama spesiesnya yang berkelamin sama, namun ketika kamu menggabungkan beberapa ekor tidak dari kecil, resiko untuk mereka berkelahi masih tetap ada.

#2 Cara merawat hamster campbell

Hewan satu ini bisa dimasukan kedalam kandang yang berupa aquarium atau kandang besi atau kandang hamster pada umumnya, mereka bisa dimasukan ke banyak tempat asalkan kandangnya memiliki fentilasi udara yang cukup agar ia tidak kekurangan oksigen, didalam kandangnya pastikan selalu tersedia makanan dan air, karena hewan ini tidak seperit kucing yang bisa dijadwalkan kapan waktu makannya, jadi sebagai antisipasi baiknya kamu selalu sediakan.

Didalam kandang hamster campbell sebaiknya kamu juga memberikan beberapa permainan agar ia bisa jauh dari kata stress yang mana sangat sering dijumpai oleh binatang satu ini, permainan didalam kandang juga bisa membuat ia menjadi lebih sehat karena mereka menjadi cukup bergerak, jadi sangat penting untuk memberikan mainan didalam kandang hamster campbell.

#3 Makanan dan Minum Hamster Campbell

Seperti yang kami singgung pada point nomor 2 dimana makanan dan minum harus selalu tersedia dengan baik, untuk food bowlnya kamu bisa memakai foodbowl jenis apa saja karena mereka bisa makan melalui wadah seperti apapun. Untuk minum kami menyarankan untuk memberikan mereka melalui botol khusus yang digantung disisi dari kandang karena mereka tidak bisa minum melalui wadah, jadi harus dibantu dengan botol khusus.

Untuk jenis makanan hamster campbell kamu bisa memberikannya pelet hamster yang ada di petshop petship, sebelum membeli pelet merk apa yang terbaik, sebaiknya kamu membaca bahan bakunya dan cari yang paling memiliki protein tinggi, sebagai makanan sampingan kamu juga bisa memberikan mereka makanan segar seperti biji-bijian atau sayuran.

Tidak semua buah bisa dicerna dengan baik oleh binatang satu ini, contohnya adalah alpukat yang akan menjadi racun jadi saran dari kami adalah memberikannya biji-bijian atau sayuran, selain akan menjadi racun, buah juga akan membuat mereka mengalami potensi diabetes yang tinggi, jadi hati-hati ya.

#4 Masalah kesehatan yang sering terjadi

Campbell dwarf sangat tinggi kemungkinannya untuk terjangkit penyakit diabetes, oleh karena itu kamu sebagai pemilik harus benar-benar memperhatikan apa yang akan mereka makan jangan sampai makanan yang kamu beri menjadi pemicunya.

Tanda-tanda yang mungkin bisa kamu rasakan secara jelas ketika ia mengalami diabetes adalah mereka akan seringkali minum dengan porsi berlebihan dan sering buang air kecil, bulunya juga akan rontok dan beberapa bagian akan menjadi botak, mereka akan jarang berolahraga.

Hamster campbell

#5 Diet sehat Campbell Dwarf

Makanan menjadi faktor paling utama perawatan dari hewan ini dan oleh karena itu kamu harus memperhatikannya dengan sangat benar ya guys, dan berikut adalah makanan diet yang sangat tidak baik untuk hamster campbell :

  1. Seledri
  2. Kacang-kacangan terutama almond
  3. Bawang
  4. Tomat
  5. Coklat murni yang belum di olah
  6. Makanan Kucing
  7. Irisan kentang yang kecil
  8. Biji Kindney
  9. Alpukat

#6 Cara melatih Hamster Campbell

Hamster bukan hewan yang bisa dilatih seperit kucing, kelinci dan juga anjing namun mereka bisa setidaknya tidak berperilaku negatif dengan bisa digendong serta bisa diajarkan makan dan buang air dengan benar.

Cara pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan membangun kebiasaan agar mereka tahu dengan benar apa yang harus dilakukan, jangan berikan trik yang banyak dalam waktu bersamaan, kamu bisa mengantisipasinya dengan misal mengajarkannya mereka agar diam ketika digendong selama sebulan, dan setiap mereka berperilaku pintar langsung beri makanan sebagai hadiah, lakukan pola ini dengan trik yang beragam terus menerus dan ia akan mengerti apa yang kamu maksud.

Itulah tadi informasi dari poker mengenai 10 Fakta Hamster Campbell yang jarang diketahui oleh - kucinganggora.xyz dan sekianlah artikel dari kami kucinganggora.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close