Breaking News
Loading...
Kamis, 13 Agustus 2020

Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik? oleh - kucinganggora.xyz

Halo sahabat selamat datang di website kucinganggora.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik?, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ketika memelihara kucing, tentu kita harus memilih makanan atau nutrisi yang tepat untuk pertumbuhan si kucing. Dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya tersebut, kita memiliki dua pilihan: Makanan basah dan makanan kering.

Apa sih, bedanya makanan basah dan makanan kering? Makanan mana yang lebih cocok untuk kucing peliharaan? Kita akan membahas dan membandingkan semuanya dari segi nutrisi, harga, dan dari segi praktikal. Kalau begitu langsung aja, ya!

1. Kesehatan dan Nutrisi

Pada faktor kesehatan dan nutrisi, makanan basah secara keseluruhan lebih unggul daripada makanan kering. Apa saja yang membuat makanan basah lebih baik? Bagaimana jika dibandingkan makanan kering?

Gizi yang Lebih Baik

Makanan basah memiliki kandungan protein yang lebih padat daripada makanan kering. Karena itu, sangat bagus untuk kesehatan si kucing apalagi ketika dia masih di fase pertumbuhan.

Selain itu, karena makanan basah lebih kaya akan gizi, berat badan kucing akan lebih terjaga daripada makan makanan kering yang kadang sangat padat dengan karbohidrat dan kalori lainnya.

Lebih Mudah Dicerna dan Baik untuk Ginjal

Makanan basah juga lebih mudah dicerna dan memiliki kandungan air yang lebih besar. Tentu saja, namanya saja makanan basah. Karena memiliki kandungan air lebih, kesehatan saluran ginjal si kucing akan lebih terjaga.

Alhasil, makanan basah lebih mengurangi risiko batu ginjal atau penyakit ginjal lainnya. Selain itu, kucing juga lebih terhindar dari dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Harus Segera Dihabisi! Kalau Tidak..

Tapi, ada pertimbangan pada makanan basah. Makanan basah tidak bisa sembarangan didiamkan begitu saja karena lebih mudah basi dan terkontaminasi bakteri.

Jadi makanan basah harus habis cepat, atau disimpan di kulkas. Kalau kucing memakan makanan yang sudah basi atau kondisi kurang baik, pencernaan dan kesehatan si kucing bisa terganggu.

Pilihan Makanan Kering yang Baik

Setelah membahas kelebihan makanan basah, tentu saja sudah jelas kelebihannya dibanding makanan kering. Tapi, makanan kering tetap bisa memberi nutrisi dan membuat si kucing menjadi lebih kenyang. Makanan kering juga memiliki nutrisi yang baik untuk pertumbuhan si kucing, terutama jika kamu memilih makanan yang berkualitas.

Kamu disarankan memilih makanan kering dengan kandungan protein lebih tinggi dari 26% sehingga makanannya lebih padat. Biasanya, makin premium atau makin mahal nutrisinya lebih baik. Nanti kita mungkin akan membahasnya lebih dalam.

Makanan Basah Homemade Bisa Jadi Opsi

Makanan kucing basah juga memiliki kualitas lebih baik apabila kita membuatnya sendiri atau bisa dibilang homemade. Contohnya saja seperti sumber protein yang bisa direbus seperti dada ayam, ikan, ati, dan lainnya. Kualitas homemade ini cukup baik karena kita memasaknya sendiri dan menghindari pengawet dari makanan kaleng pabrikan.

Makanan homemade bisa menjadi opsi yang sangat baik terlebih kalau kamu mencari proporsi yang paling baik antara gizi yang didapatkan dan harga yang lebih terjangkau. Kita akan membahas ini pada bagian selanjutnya.

2. Harga

Melihat kelebihan makanan basah sebelumnya, sekilas terlihat makanan basah jauh lebih unggul dari makanan kering. Tapi dari segi harga, disinilah makan kering bisa jauh lebih unggul. Makanan kering memiliki harga yang jauh lebih murah daripada makanan basah. Seberapa jauh?

Apapun Merknya, Makanan Kering Pasti Lebih Murah Secara Keseluruhan

Kamu bisa melihatnya dari merk makanan yang sama. Misalnya aja merk yang populer yaitu Whiskas. Whiskas kering untuk ukuran 1.1 Kg dihargai sekitar 60-70 ribu rupiah. Sementara Whiskas kaleng dihargai sekitar 18 ribu rupiah. Berarti, 1 Kg makanan kering setara 3 kaleng makanan basah!

Sudah begitu, makanan kering bisa lebih lama habis. Tergantung berapa banyak kucing kamu makan, mungkin saja makanan kering ukuran tersebut bisa habis dalam 2 minggu hingga 1 bulan sementara makanan kaleng bisa dihabiskan dalam 1-2 hari. Malah sekali makan bisa setengah kaleng!

Kalau Hanya Makan Makanan Basah, Tekor juga..

Tentu saja pada merk lain yang lebih premium juga seperti itu. Malah, ada yang untuk harga yang sama, ukurannya lebih kecil daripada 1 kaleng Whiskas sebelumnya. Tentu saja hal ini sangat memberatkan kita kalau hanya memberi makan kucing kita dengan makanan basah setiap harinya karena biayanya akan sangat besar untuk hanya satu ekor kucing.

Karena itu, makanan keringlah yang lebih unggul dari segi ekonomis. Makanan kering sendiri juga sangat beragam. Mulai ada yang harganya 19rb per Kg hingga ada yang harganya 120rb per Kg. Tentu saja kualitasnya berbeda dan masing-masing merek memiliki daya jualnya sendiri. Perlu dianalisa lebih lanjut, makanan mana yang memberikan kualitas dan harga yang paling sepadan.

Makanan Homemade Lebih Terjangkau, Kok!

Tapi bukan berarti kamu tidak memberikan makanan basah sama sekali. Kamu bisa saja mencampur dan memberi periode berbeda untuk makanan kering dan basah pada kucing kamu.

Atau bisa juga seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, kamu bisa memasak makanan homemade sendiri yang biayanya pasti lebih murah serta lebih sehat dibandingkan makanan kalengan.

Sebagai contoh, dada ayam fillet memiliki harga kira-kira 40-50 ribu rupiah per Kg. Kamu bisa membeli 1/2 Kg dada ayam. Tergantung nafsu makan dan porsi kucing kamu, itu bisa cukup lama, kok.

Terlebih jika kamu selingi diantara makanan kering. Untuk harga segitu, kucing kamu akan mendapatkan nutrisi yang sangat baik!

3. Lebih Praktis yang Mana?

Sebagai pemilik, lebih mudah memberi makan kucing kita apa, sih? Mungkin jawabannya sudah jelas ya, yaitu makanan kering lebih praktikal daripada makanan basah.

Lebih Mudah Disimpan dan Tidak Repot

Makanan kering lebih mudah disimpan dalam waktu lama, serta tidak membutuhkan tempat khusus untuk menyimpannya. Kita juga bisa langsung membeli dalam ukuran besar seperti 5 hingga 10 Kg untuk beberapa lama.

Makanan kering lebih mudah disiapkan karena kita hanya tinggal menuangkannya. Sementara makanan basah agak sedikit lebih repot, terutama jika kita membuatnya sendiri. Kita harus memasaknya dari bahan yang masih mentah.

Lebih Awet dan Tahan Lama

Sedangkan pada makanan basah, makanan kaleng yang sudah dibuka ataupun makanan homemade yang telah kita siapkan tidak bisa sembarangan kita taruh begitu saja.

Kita harus menyimpannya di kulkas, dan itupun tidak bisa awet terlalu lama dan sebaiknya cepat dihabiskan. Kalau tidak, makanan bisa basi dan memberikan efek tidak nyaman bagi kita dan sang kucing.

Relatif Lebih Bersih

Makanan kering juga relatif lebih bersih daripada makanan basah. Kucing yang makan makanan basah bisa makan lebih berantakan sehingga kadang tersangkut di sekitar wajah serta bulunya. Tempat makan kucing sisa makanan basah harus segera dicuci, kalau tidak baunya bisa jadi amis.

Apabila makanan basahnya belum habis, kamu tidak bisa mendiamkannya begitu saja. Karena selain akan menjadi basi, makanan itu akan digerogoti oleh semut dan serangga lainnya. Jadi, pastikan kamu memberi makan basah dengan porsi yang cukup, ya!

4. Kesimpulan dan Saran

Makanan Basah Lebih Sehat dan Bernutrisi

Jadi, secara kesehatan makanan basah memang jauh lebih baik daripada makanan kering. Namun, bukan berarti makanan kering itu buruk juga. Selain karena jauh lebih murah, makanan kering juga bagus untuk pertumbuhan si kucing. Asalkan porsinya diatur agar si kucing tidak menjadi obesitas dan kamu juga memilih makanan kucing yang kualitasnya cukup bagus dalam kadar proteinnya.

Gabungkan Makanan Basah Dan Kering untuk Hasil Optimal!

Untuk mendapatkan hasil yang paling baik dari segi kesehatan, harga, dan alasan praktikal lainnya, kamu disarankan juga memberikan makanan kering dan juga menyelipkan sesekali makanan basah. Baik itu memberikannya dengan cara mencampurnya atau bisa juga diberikan ketika terpisah.

Tambahkan Makanan Homemade

Untuk menghemat biaya, kamu juga biasa masak makanan kucing homemade kamu sendiri. Banyak kok variannya, bisa dengan dada ayam dan ikan rebus, dada ayam dengan agar-agar untuk membantu pencernaannya, dan yang lainnya selama itu makanan yang kaya gizi serta protein.

Ada banyak resep makanan kucing seperti dengan mencampurkan agar-agar dengan dada ayam. Kamu juga bisa memberinya yang simple seperti daging apapun yang sudah direbus begitu saja, dengan diselingi dengan makanan kering. Mudah, kan?

Itulah tadi informasi mengenai Makanan Kucing Basah atau Kering? Mana yang Lebih Baik? dan sekianlah artikel dari kami kucinganggora.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

0 komentar:

Posting Komentar

Quick Message
Press Esc to close